JS Neo - шаблон joomla Новости

Berita Terbaru

LembagaPerguruanAttaqwa Putra Adakan Pengajian untuk Guru dan Ujian untuk Siswa

Attaqwa Putra Adakan Pengajian untuk Guru dan Ujian untuk Siswa

Published in Perguruan
Written by  30 June 2015
Rate this item
(0 votes)

AyoMondok Pesantrenku KerenDalam mewujudkan pendidikan ideal, profesional, dan proporsional yang berada di bawah naungan Perguruan Attaqwa, Pondok Pesantren Attaqwa Putra mengintensifkan pengajian bulanan khusus dikalangan dewan guru. Pengajian bulanan kali ini diadakan di Balai Multimedia Gedung MTS Attaqwa Pusat Putra, Pondok Pesantren Attaqwa Putra, tanggal 1 April 2015. Pengajian ini merupakan salah satu wadah silaturahmi, sharing ide, serta motivasi bagi seluruh dewan guru yang disampaikan langsung oleh guru-guru internal secara bergantian setiap bulannya, dengan diselingi materi-materi kekinian yang aktual dan berhubungan erat dengan pengembangan pendidikan di Pondok Pesantren Attaqwa Putra dan peranannya di masyarakat. Pengajian kali ini menghadirkan pemateri internal, H. Iman Fadllurrahman, M.A., dengan mengusung tema “Pemberdayaan Pesantren dalam Pengembangan Ekonomi Syarīah dan Dakwah di Masyarakat.

 

Dalam pemaparannya ia mengatakan, “Pesantren memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan para santri dan masyarakat. Ini harus dijadikan sebagai kekuatan untuk dapat menggerakkan ekonomi umat. Hal ini sangat berbeda dengan instansi-instansi keuangan yang hanya memiliki keahlian manajerial keuangan, tetapi tidak memiliki hubungan emosional yang kuat kepada individu-individu di masyarakat.”

 

Ia menambahkan, “Pesantren di seluruh Indonesia yang jumlahnya telah mencapai hampir 30.000 – mengutip data dari situs kemenag.go.id yang diakses pada 31/03/2015 – tidak dapat diabaikan keberadaannya karena telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pendidikan karakter dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, peran pesantren dalam dunia pendidikan harus lebih dioptimalkan serta dapat meluaskan dakwahnya kepada masyarakat umum”.

 

“Sebagai manifestasi dari cita-cita luhur yang telah dirintis oleh Al-Maghfurlah Al-Mujāhid Fī Sabīlillah Pahlawan Nasional KH Noer Ali, bahwa penerapan ekonomi dan dakwah di lingkungan Pondok Pesantren Attaqwa Putra akan diwujudkan dalam bentuk konkret seperti, dalam bidang ekonomi, membangun manajemen keuangan yang berlandaskan syarī‘ah, mendirikan koperasi pesantren, pemanfaatan lahan untuk wirausaha, mendidik santri untuk berkarya. Adapun dalam bidang dakwah, Pondok Pesantren Attaqwa Putra juga akan menyiapkan kader-kader santri dan asātidz yang siap ditempatkan di wilyah-wilayah yang diperlukan.”

 

     Salah satu bentuk keseriusan dan kesungguhan dalam menyelenggarakan pendidikan terdepan yang mampu mencetak kader-kader santri terbaik, Pondok Pesantren Attaqwa Putra sangat memperhatikan baik input maupun outputnya. Untuk mendapatkan input yang terbaik, Bapak Pimpinan Umum Pondok Pesantren Attaqwa Putra, KH Nurul Anwar, telah membentuk Panitia Penerimaan Santri Baru (PSB) 2015/2016 sejak bulan September 2014 yang lalu. Panitia PSB menyediakan kuota di tahun ini sebanyak 600 santri baru dengan terlebih dahulu harus mengikuti Ujian Tes Masuk yang diadakan pada 24 Januari 2015 (Gelombang I) dan 26 April 2015 (Gelombang II). Akan tetapi, bagi alumni MI/SD dan MTS/SMP seluruh Cabang Attaqwa diberikan kelonggaran untuk dapat masuk ke Pondok Pesantren Attaqwa Putra tanpa melalui Ujian Tes Masuk.

 

Selain input terbaik yang diharapkan, output juga menjadi salah satu fokus utama agar alumni Pondok Pesantren Attaqwa Putra diharapkan dapat bersaing di kancah pendidikan yang lebih tinggi serta bermanfaat di masyarakat. Panitia Ujian Akhir Kelas XII Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Attaqwa menjadikan ujian ini sebagai gerbang terakhir yang harus dilalui oleh setiap santri kelas akhir dan akan didakan mulai 20 s.d. 25 April 2015 (Ujian Syafahi) dan 29 April s.d. 5 Mei 2015 (Ujian Tahriri). Barbagai evaluasi kepanitiaan tahun lalu berusaha diterapkan pada kepanitiaan tahun ini seperti: penambahan materi ma‘hadiyah (menghafal tahlil, rātib al-haddad, hizb shaghīr, dan do‘a wahbah), materi tathbīq al-‘ibādah (praktek ibadah wajib dan sunnah), dsb.

 

Sekretaris Umum Panitia Ujian Akhir Kelas XII Madrasah Aliyah, H. Iman Fadllurrahman, mengatakan, “Saya menjamin santri kelas akhir tidak ada yang menyontek saat ujian karena sanksinya sangat berat, bahkan dapat dikeluarkan (drop out). Untuk itu, kami dari panitia akan terus memotivasi seluruh santri untuk belajar sehingga diharapkan mereka dapat menjawab soal dan mendapatkan hasil yang baik dengan usaha murni.”[IF]

noeralie

bukukhnoeralie