JS Neo - шаблон joomla Новости

Berita Terbaru

LembagaBadan AwkafVerifikasi Tanah Yayasan Attaqwa

Verifikasi Tanah Yayasan Attaqwa Featured

Published in Badan Awqaf
Written by  30 June 2015
Rate this item
(0 votes)

Yayasan Attaqwa Pusat mengadakan verifikasi aset tanah. Verifikasi ini meliputi dua langkah yaitu inventarisasi data dan validasi fisik. Inventarisasi data meliputi pengumpulan data, pemilahan data, dan pengecekan data.

Pengumpulan data adalah kegiatan mengumpulkan seluruh surat-surat tanah. Pemilahan data meliputi pembagian status tanah menjadi wakaf, hibah, atau hasil beli. Pengecekan data meliputi kegiatan pengarsipan luas tanah, lokasi, status tanah, serta nama penghibah, pewakaf, atau penjual, batas-batas tanah.

 

Inventarisasi data dilakukan secara berkala melalui rapat yang diadakan di kantor Yayasan Attaqwa selama lima kali yaitu pada tanggal 8, 15, 22, 29 Januari dan 5 Februari 2015. Rapat itu dipimpin oleh H. Mukhtar Murikh, Lc sebagai pengurus lama bidang awqaf – sekarang ia menjabat Pengawas Bidang Awqaf dan Bangunan – dan dihadiri oleh KH M. Amin Noer, M. A (Ketua Yayasan), KH Nurul Anwar, Lc (Wakil Ketua Yayasan), H. Irfan Mas’ud, M. A (Sekretaris Yayasan), Drs. H. Zainal Abidin Mahbub, M. M (Bendahara Yayasan), Achmad Fauzan Nasrullah, S. E (Wakil Bendahara), Ali Anwar Shomad, S. Pd. I (Kepala Bidang Awqaf), H. Nururrohman (Sekretaris Bidang Awqaf), H. Sairi Botong, Zainal Abidin Alyasa, M. Pd, M. Sohib, S. E (Anggota Bidang Awqaf), Nurkholis Wardi, S.H., M. Kn. (Kepala Biro Hukum), dan H. Muhtadi Muntaha, M. M (Anggota Biro Hukum). Rapat itu menghasilkan dokumen inventaris tanah yang sudah diverifikasi.

Setelah inventarisasi data dilakukan, langkah selanjutnya adalah membentuk tim validasi. Tujuan pembentukan tim validasi adalah untuk melakukan pengecekan tanah secara fisik berdasarkan dokumen yang telah diverifikasi. Langkah validasi sedikitnya meliputi tiga hal yaitu melakukan observasi ke lokasi tanah, melakukan validasi aset yang dianggap bermasalah, dan melakukan kerja sama ulang atau penetapan kembali Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara pihak Yayasan dan para penggarap tanah Yayasan. [AT]

 

 

noeralie

bukukhnoeralie